Siapakah dibalik kemengangan Jokowi-Ahok?
Sudah 100 hari lebih pemilihan
Gubenur DKI Jakarta berlangsung. Seperti yang kita ketahui bahwa pemilihan
Gubenur DKI Jakarta sangat berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya,
bahkan dalam sejarah Indonesia seorang dari golongan etnis Cina mampu
membuktikan perannya secara terbuka didepan publik. Mengapa demikian?
Dalam pemilihan Gubenur DKI
Jakarta, Jokowi-Ahok mampu memenangkan secara telak dibandingkan calon lainnya.
Masyarakat lebih suka dengan karakter yang bersifat sederhana dan bisa
mendengarkan apa yang masyarakat inginkan. Yah, itulah slogan Jokowi-Ahok.
Tidak bisa dipungkiri, didalam sistem pencalonan diharuskan berkata sedemikian
rupa agar masyarakat bisa percaya. Memang benar Jokowi-Ahok lebih dipercaya
dibandingkan Fauzi Bowo dan Sutioso yang sebelumnya menjabat dan tidak ada
perubahan bahkan tidak dekat dengan masyarakat. Berdasarkan survei, masyarakat
lebih senang dengan gubenur baru ini karena masyarakat bisa langsung mengetahui
sepak terjang kegiatan program baru dan bisa lebih dekat dengan warga
dibandingkan dengan gubenur-gubenur sebelumnya. Tetapi dibalik kemenangan
telak jokowi-Ahok jika dilihat dari segi politik bukan dari slogan-slogan
tersebut. Ada beberapa fakta yang disembunyikan oleh media, antara lain:
1. DKI Jakarta sudah dihuni oleh masyarakat pendatang.
Berdasarkan hasil sensus penduduk, masyarakat asli adalah warga betawi yang
sekarang jumlahnya minoritas, bahkan banyak yang pindah keluar. Inilah yang
menjadikan pegangan kuat bagi Jokowi-Ahok karena Jokowi itu sendiri pendatang
dari kota solo. Secara psikologis, semua masyarakat pendatang yang ada di DKI
Jakarta akan lebih memilih warga pendatang juga karena akan bisa merasakan
perasaan sesama pendatang.
2. Mengapa Jokowi memilih pasangan Ahok dari etnis Cina? Dikarenakan selain banyaknya pendatang dari berbagai daerah, etnis Cina sudah sangat banyak di DKI Jakarta dan menguasai hampir semua berbagai macam perekonomian. Warga etnis Cina tidak mungkin memilih selain Ahok dikarenakan sesama etnis.
Tetapi walau bagaimana pemilihan yang dipilih oleh warga adalah kemenangan yang sah dan tidak terbantahkan.
2. Mengapa Jokowi memilih pasangan Ahok dari etnis Cina? Dikarenakan selain banyaknya pendatang dari berbagai daerah, etnis Cina sudah sangat banyak di DKI Jakarta dan menguasai hampir semua berbagai macam perekonomian. Warga etnis Cina tidak mungkin memilih selain Ahok dikarenakan sesama etnis.
Tetapi walau bagaimana pemilihan yang dipilih oleh warga adalah kemenangan yang sah dan tidak terbantahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar